Thursday, August 28, 2014

Indukan Burung Kenari Turun Angkrem Saat Dengar Kenari Jantan Bunyi


Mungkin para master mania burung kenari sudah pada paham tentang ini akan tetapi saya cuman ingin sharing saja tentang apa yang saya alami tentang beternak burung kenari ini juga pernah ditanyakan oleh beberapa sobat master burung kenari cuman kalau dicermati dengan benar ada benarnya juga ada salahnya juga cuman kita tidak tau pasti karena beda master beda perawatan juga beda karakteristik burung.
Ada master burung kenari yang menanyakan, beliau mempunyai indukan burung kenari yang sudah mengerami telurnya sebanyak 4 butir pada saat mengerami kalau mendengar bunyi kicauan pejantan burung kenari indukan tersebut langsung turun dari tarangan dan akan terbang kesana dan kesini meninggalkan telurnya sambil bunyi cuit...cuit...cuit...sebenarnya hal ini lumrah terjadi pada kondisi indukan baik yang baru bertelur, birahi atau sedang bunderi bahkan indukan burung kenari tersebut mempunyai anak, karena karakter yang seperti itu merupakan karakter indukan yang ingin mencari pejantan, tapi kita sebagai peternak harus berhati-hati menyikapi hal ini karena tidak semua indukan burung kenari seperti ini.
Hal pertama yang ingin saya bahas tentang masalah diatas adalah baik ada pejantan bunyi gacor ataupun tidak biasanya indukan burung kenari kalau sudah turun akan kembali lagi ke tarangannya sendiri karena setinggi-tingginya birahi indukan burung kenari akan ingat pada telur yang di erami dan secara naluriah akan angkrem kembali dengan sendirinya, jadi tidak perlu untuk menjauhkan pejantan burung kenari.
Hal kedua ada juga dari para master burung kenari yang memberikan saran bahwa pada indukan burung kenari yang seperti itu kita harus menyikapinya dengan menjauhkan pejantan burung kenari yang gacor dari indukan burung kenari yang baru angkrem, dengan seperti ini indukan burung kenari tidak mendengar burung kenari jantan yang bunyi sehingga dapat angkrem dengan semaksimal mungkin.
Diatas merupakan uraian jawaban dari para master dan juga dari pengalaman saya sendiri karena hal ini kita tidak harus mengambil kesimpulan mana yang benar atau mana yang salah kita harus lebih banyak belajar saja bagaimana menyikapi semua itu, kalau menemukan karakter indukan burung kenari dimana yang memiliki karakter terlalu birahi, kalau mendengarkan bunyi pejantan selalu turun dari tarangnya maka kita harus memisahkan indukan tersebut dari pejantan yang terlalu gacor akan tetapi jika indukan burung kenari tersebut mendengarkan bunyi pejantan burung kenari dan sesaat kemudian kembali lagi angkrem maka pejantan burung kenari tidak perlu terlalu dipisahkan atau bahkan sampai dititipkan sama tetangga atau orang lain.
Itu sedikit wacana dan pemahaman saya tentang beternak burung kenari kalau ada yang salah saya mohon maaf mari kita tingkatkan untuk beternak burung kenari.